Jum'at, 3 Juli 2015 
HOMEPENGADUANSPACE IKLAN
    Pengaduan

<< 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 >>


Nama Komentar
MARSUL

Alamat:
Pandanarum Kec.Tempeh

Waktu Pengiriman : 2015-04-24 10:29:40         |  Lihat Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Bagian Pemerintahan Desa Setda Lumajang

Selamat dan sukses atas terlantiknya bapak Bupati Lumajang yang baru, Bpk H. As’at, M.Ag. Semoga menjadikan Lumajang semakin sejahtera dan bermartabat. Kami berharap semoga bapak Lumajang yang baru lebih peduli akan nasib generasi negeri ini. Luka dan duka masih terasa dengan berpulangnya Alm. bpk Sjahrazad Masdar terutama bagi kami masyarakat sekitar daerah penambangan pasir. Dimasa pemerintahan beliau aktivitas penambangan pasir pantai dimulai dan dimasa pemerintahan beliau pula kami terus berharap dan berharap semoga penambangan pasir di wilayah kab. Lumajang segera dihentikan. Namun takdir Allah swt berkata lain, kesempatan itu telah habis waktunya. Yang jelas tersisa kini hanyalah kerusakan alam desa dan kehancuran masa depan generasi kami. Akses jalan desa untuk anak- anak menuju ke sekolah hancur, dulunya beraspal kini tidak tampak bekas aspal sedikitpun. Jalan di area pertanian sudah tidak bisa dibayangkan lagi, para petani yang sudah susah semakin sempurna deritanya dengan menggunakan sepeda pancal membawa beban berat di medan jalan yang sangat berat. Sampai kapan rakyat miskin ini bebas dari penjajahan bangsa sendiri. Bagi saya keadaan ini tidaklah berdampak sedikitpun karena kebetulan saya tidak punya sawah dan tempat sekolah anak saya kebetulan diluar desa tempat penambangan. Namun demikian haruskan kita pura-pura mati rasa, tutup mata, tutup telinga untuk derita mereka. Do’a kami mewakili seluruh warga pesisir pantai korban kegiatan penambangan, semoga Alm bpk Sjahrazad Masdar damai disisiNya, diterima semua amal ibadahnya dan diampuni semua kekhilafannya. Dan do’a kami untuk bpk Bupati Lumajang yang baru, Bpk H. As’at, M.Ag, semoga Allah swt senantiasa memudahkan segala urusan dalam menuju kebaikan dan menyulitkan segala urusan dalam menuju kedzoliman. Semoga Bpk H. As’at, M.Ag menjadi pemimpin yang penuh syukur hingga Allah memuliakan dan bukan pemimpin kufur yang akan dihinakan...... Amin.
MARSUL

Alamat:
Pandanarum Kec.Tempeh

Waktu Pengiriman : 2015-04-24 10:27:45         |  Lihat Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Bagian Hukum Setda Lumajang

Assalamuaikum...... Mohon maaf dan mohon informasi bapak/ ibu pimpinan dan staff karyawan KPT. Saya mau tanya untuk kegiatan penambangan pasir pantai di wilayah Kab. Lumajang selama ini legal atau ilegal, ada ijin penambangan atau tidak?.... Kalau tidak ada ijinnya kenapa dibiarkan berlangsung sampai sekarang dan kenapa tidak tersentuh aparat penegak hukum sama sekali?.. Kalau Legal dan ada ijin penambangannya, kenapa kita masyarakat setempat sama sekali tidak terlibat dalam proses perijinan AMDAL penambangan?.... Pengalaman saya sebagai masyarakat kecil yang kurang beruntung dari sisi finansial, ketika mencoba ingin usaha bisnis kuliner kecil-kecilan, diminta untuk mengurus Ijin Usaha yang salah satu syaratnya harus mendapatkan tanda tangan persetujuan lingkungan setempat sekitar tempat usaha saya. Hal ini apa dikarenakan upeti saya kurang berarti sehingga bebannya direfleksikan berupa kerumitan syarat administratif, sedangkan penambangan pasir yang dianggap memberi kontribusi upeti dan kerusakan alam yang besar mendapat penghargaan berupa kemudahan administratif. Apapun alasannya kami berharap semoga pemimpin negeri ini mau sedikit peduli dan berkorban untuk mengurangi beban masyarakat yang terbebani. Orang kecil sering berhayal andai menjadi orang besar, tapi sebaliknya orang besar gak akan pernah berfikir sedikitpun seandainya menjadi orang kecil. “JADILAH PEMIMPIN IBARAT SEORANG PENDEKAR KESATRIA YANG MENEGAKKAN KEBENARAN DENGAN SEBILAH PEDANG, YANG TAJAM KEDEPAN, KEATAS DAN KEBAWAH..... JANGANLAH JADI PEMIMPIN LAYAKNYA TUKANG SAYUR DENGAN SEBILAH PISAU YANG HANYA BISA TAJAM KEBAWAH” Wassalam......
MARSUL

Alamat:
Pandanarum Kec.Tempeh

Waktu Pengiriman : 2015-04-24 10:26:12  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Kantor Pelayanan Terpadu Lumajang

Assalamuaikum...... Mohon maaf dan mohon informasi bapak/ ibu pimpinan dan staff karyawan KPT. Saya mau tanya untuk kegiatan penambangan pasir pantai di wilayah Kab. Lumajang selama ini legal atau ilegal, ada ijin penambangan atau tidak?.... Kalau tidak ada ijinnya kenapa dibiarkan berlangsung sampai sekarang dan kenapa tidak tersentuh aparat penegak hukum sama sekali?.. Kalau Legal dan ada ijin penambangannya, kenapa kita masyarakat setempat sama sekali tidak terlibat dalam proses perijinan AMDAL penambangan?.... Pengalaman saya sebagai masyarakat kecil yang kurang beruntung dari sisi finansial, ketika mencoba ingin usaha bisnis kuliner kecil-kecilan, diminta untuk mengurus Ijin Usaha yang salah satu syaratnya harus mendapatkan tanda tangan persetujuan lingkungan setempat sekitar tempat usaha saya. Hal ini apa dikarenakan upeti saya kurang berarti sehingga bebannya direfleksikan berupa kerumitan syarat administratif, sedangkan penambangan pasir yang dianggap memberi kontribusi upeti dan kerusakan alam yang besar mendapat penghargaan berupa kemudahan administratif. Apapun alasannya kami berharap semoga pemimpin negeri ini mau sedikit peduli dan berkorban untuk mengurangi beban masyarakat yang terbebani. Orang kecil sering berhayal andai menjadi orang besar, tapi sebaliknya orang besar gak akan pernah berfikir sedikitpun seandainya menjadi orang kecil. “JADILAH PEMIMPIN IBARAT SEORANG PENDEKAR KESATRIA YANG MENEGAKKAN KEBENARAN DENGAN SEBILAH PEDANG, YANG TAJAM KEDEPAN, KEATAS DAN KEBAWAH..... JANGANLAH JADI PEMIMPIN LAYAKNYA TUKANG SAYUR DENGAN SEBILAH PISAU YANG HANYA BISA TAJAM KEBAWAH” Wassalam......
MARSUL

Alamat:
Sumberjati Kec.Tempeh

Waktu Pengiriman : 2015-04-24 10:20:24  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Kasubag. Informasi

Mau tanya Bpk/Ibu Admin... kenapa tidak disedikan domain pengaduan ke Bpk. Bupati langsung? Hal ini apa disebabkan karena takut mengganggu ketenangan dan waktu istirahat Bpk. Bupati? Ataukah masalah pengaduan masyarakat cukup diselesaikan hanya pada level SKPD saja? Atau Bpk Bupati kita merasa gak akan pernah punya kesalahan dan kekurangan sehingga gak butuh masukan, kritik, saran ataupun pengaduan dari masyarakat. Menurut saya media ini sangatlah baik dan sangat membantu Bpk Bupati jika benar2 ingin membangun Lumajang lebih baik. Pengaduan dan saran masyarakat yang masuk merupakan refleksi spontan dari realita yang berkembang di masyarakat dan mewakili harapan masyarakat kab. Lumajang. Mereka iklas mau berbagi informasi dan berkreasi walau tanpa imbalan, honor ataupun gaji bulanan dibanding.......??? Bahkan menurut saya, pemerintah pemkab. Lumajang selayaknya menyelenggarakan festival malam anugerah tahunan bagi komunitas yang satu ini sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan keiklasannya dalam membantu pikiran menuju Lumajang yang lebih baik ....... trimakasih dan semoga bermanfaat.
MARSUL

Alamat:
Pandanarum Kec.Tempeh

Waktu Pengiriman : 2015-04-24 10:18:35  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Dinas Lingkungan Hidup

Selamat atas anugerah tertinggi kab. Lumajang sebagai kota Lingkungan Hidup terbaik nomer 4 se-Jawa. Sebagai warga Lumajang haruskah saya bangga atau malu dengan predikat ini? Layakkah kita menerima penghargaan sebagai Kota Pelestarian Lingkungan Hidup dan Keseimbangan Alam, padahal disisi lain kita adalah Kota pelopor dan Pusat Percontohan sebagai Kota Penambang Pasir yang bangga dan mendukung Kegiatan Perusakan Alam. Atau tim penilainya yang salah menentukan indikator dan parameter penilaian?.. Ataukah memang kehebatan Tim Pemenangan kab. Lumajang yang jago sulap sehingga Tim Penilai dibuat terhipnotis dengan kepiawaian sang Pesulap. Kemunafikan dan sandiwara birokrasi bangsa ini semakin membuat kami semakin jauh untuk tidak mengerti. Ya Allah... lindungi bangsa kami, Ya Allah... mudahkan Pemimpin-Pemimpin kami dalam kebaikan dan sulitkan langkahnya dalam menuju kedzoliman... Amin.... Wassalam.....

MARSUL

Alamat:
Pandanarum Kec.Tempeh

Waktu Pengiriman : 2015-04-24 10:11:03         |  Lihat Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Kantor Satuan Polisi PP Lumajang

Apresiasi tertinggi buat petugas DLAJ dan Satpol PP beserta unit terkait atas kerja keras dan kesungguhannya dalam penertiban parkir kendaraan bermotor. Upaya petugas untuk memberikan efek jera bagi pelanggar parkir dengan cara membuang angin ban (nggembesi) sangatlah efektif dan patut diacungi dua jempol. Sedikit pesan yang ingin saya sampaikan dari “ Tukang Tambal Ban”..... kalau bisa alangkah cantiknya jika saat nggembesi ban tidak disertai dengan pengambilan pentil lubang angin. Secara logis harga pentil udara tidak semahal mobilnya, akan tetapi sekecil apapun dan semurah apapun barang itu kan secara sah milik pemiliknya. Secara substansi,... pemerintah atau penegak hukum boleh mengambil barang orang lain dengan alasan terpenuhinya unsur hukum seperti; (1) Mengganggu atau membahayakan keselamatan orang lain (knalpot brong, lampu rem yang menyilaukan pengendara di belakangnya dll..), (2) Barang hasil kejahatan (pencurian, korupsi dlll..), (3) Kepentingan proses penyidikan (Barang Bukti). Sedangkan untuk pengambilan pentil angin saya rasa tidak memiliki esensi apapun, apakah dengan diambil pentil udaranya diharapkan agar ban tersebut tidak akan dipakai lagi ?.. Apakah kalau masih ada pentil udaranya akan mengganggu dan membahayakan orang lain???... Atau mungkin pentil udara tersebut secara terbukti hasil pencurian???.. Apapun jawabannya, yang pasti saya tetap salut dan bangga dengan kinerja DLAJ beserta Tim. Selamat dan sukses.... semoga Allah swt menyertai langgkah mulia umatNya.... Amin.
MARSUL

Alamat:
Pandanarum Kec.Tempeh

Waktu Pengiriman : 2015-04-24 10:08:46         |  Lihat Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Dinas Perhubungan Lumajang

Apresiasi tertinggi buat petugas DLAJ dan Satpol PP beserta unit terkait atas kerja keras dan kesungguhannya dalam penertiban parkir kendaraan bermotor. Upaya petugas untuk memberikan efek jera bagi pelanggar parkir dengan cara membuang angin ban (nggembesi) sangatlah efektif dan patut diacungi dua jempol. Sedikit pesan yang ingin saya sampaikan dari “ Tukang Tambal Ban”..... kalau bisa alangkah cantiknya jika saat nggembesi ban tidak disertai dengan pengambilan pentil lubang angin. Secara logis harga pentil udara tidak semahal mobilnya, akan tetapi sekecil apapun dan semurah apapun barang itu kan secara sah milik pemiliknya. Secara substansi,... pemerintah atau penegak hukum boleh mengambil barang orang lain dengan alasan terpenuhinya unsur hukum seperti; (1) Mengganggu atau membahayakan keselamatan orang lain (knalpot brong, lampu rem yang menyilaukan pengendara di belakangnya dll..), (2) Barang hasil kejahatan (pencurian, korupsi dlll..), (3) Kepentingan proses penyidikan (Barang Bukti). Sedangkan untuk pengambilan pentil angin saya rasa tidak memiliki esensi apapun, apakah dengan diambil pentil udaranya diharapkan agar ban tersebut tidak akan dipakai lagi ?.. Apakah kalau masih ada pentil udaranya akan mengganggu dan membahayakan orang lain???... Atau mungkin pentil udara tersebut secara terbukti hasil pencurian???.. Apapun jawabannya, yang pasti saya tetap salut dan bangga dengan kinerja DLAJ beserta Tim. Selamat dan sukses.... semoga Allah swt menyertai langgkah mulia umatNya.... Amin.

 
 Sekapur Sirih
 Lambang Daerah
 Sejarah Lumajang
 Visi Misi
 Eksekutif
 Legislatif
 Kecamatan

 Layanan Inspektorat (ISC)
 Layanan Perijinan
 Layanan PDAM
 Layanan Perhubungan
 Layanan Tenaga Kerja
 Layanan Perpustakaan
 Layanan Dinas Pasar
 Layanan Kependudukan
 Layanan PD Bank Pasar
 Layanan Bakesbangpol

 RPJMD 2015-2019
 RTRW 2012-2032
 RKPD 2014
 Lumajang Dalam Angka 2014
 Indikator Ekonomi
    Kabupaten Lumajang 2014
 Prestasi Lumajang
 Transparansi Pengelolaan
    Anggaran Daerah

 Dewan TIK Nasional
 ICT-PURA
 Portal Berita Info Publik
 BNN Kab.Lumajang
 Bank Jatim

06 Juli 2015
Safari Ramadhan di Kec. Rowokangkung Masjid Baiturrahim

03 Juli 2015
Pembinaan Mental Spiritual Karyawan-Karyawati

02 Juli 2015
Festival Patrol Ramadhan Se-Kab. Lumajang

Indeks Agenda

Abdullah Fakih Prasetya :
di  Jl. Sulton Labruk Kidul - Sumbersuk
02 Juli 2015

Bpk./Ibu/Sdr. pemerhati pemerintah daerah, LSM, media... mohon informasi bagaimana kinerja 100 hari Bapak Bupati Lumajang...? Terima kasih.

Gatot Prabowo B :
di  Penang- Malay
02 Juli 2015

Salam Rindu buat Aris, Tutik di Ledok - Pasirian. Semoga di bulan Ramadhan ini sama-sama sehat. Saya mngkn pada Hari Raya bisa pulang. Tolong sampaikan salam juga kepada Om Heri dan Dik Towo.

Bariman Rujianto :
di  Jl. Jawa - Jember
02 Juli 2015

Halo Bu Iin. Apa kabar ? Puasa begini apa masih tambah gede badannya ? Masih kerja di Pabrik Kayu ya ? Sik eling saya ya Bu Iin ?

Wiratno Wardoyo W :
di  Gentengan-Tompokersan
02 Juli 2015

Menjelang Lebaran, Jl. A.Yani sampek PB Sudirman mulai Padat kendaraan atau PENYEBERANG JALAN. Situasi begini cukup mengkhawatirkan karena Rawan Kecelakaan. Semua pihak hati-hati biar Hari Raya semua

Yahya :
di  Kalisat Purorejo Tempursari
01 Juli 2015

Tolong Pemkab Lumajang diperbaiki jalalan dr Tempursari ke Pasirian yg rusak berat.

PGI LUMAJANG :
di  KLAKAH LUMAJANG
01 Juli 2015

PPDB Kabupaten Lumajang tanpa adanya aturan (sk bupati) yang jelas tata aturan permainannya. siapa panitia nya di tingkat kabupaten. DIKNAS Lumajang HEBAT

Samsuri :
di  Giri-Banyuwangi
01 Juli 2015

Banyuwangi dah maju di Pariwisatanya. Lumajang sdh mulai menggeliat. Apa ya City Bandingnya Lumajang ? Kalau boleh usul untuk City Branding Lumajang sebaiknya "Kota Intan tersembunmyi". Tolong tanggap



Kirim Salam
HIT COUNTER