Jum'at, 3 Juli 2015 
HOMEPENGADUANSPACE IKLAN
    Pengaduan

<< 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 >>


Nama Komentar
Abdullah

Alamat:
Bago Kec.Pasirian

Waktu Pengiriman : 2014-12-18 23:08:23         |  Lihat Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Dinas Pekerjaan Umum

Kami ucapkan terimakasih karena jalan menuju pantai bambang sekarang sudah mulus. bahkan sekarang sudah terpasang lampu jalan. akan tetapi kenapa lampu jalan cuma berhenti di tengah tidak sampai ke arah pantai? padahal jalan di sebelah ujung selatan sangat gelap dan rawan. Tentu kami berharap lampu jalan ini diteruskan ke selatan demi kenyamanan kami berkendara di waktu malam karena kami pekerja pasar yang biasa berangkat tengah malam. Mohon tanggapannya. terimakasih.
Ariny Kusumawati

Alamat:
Sumberejo Kec.Sukodono

Waktu Pengiriman : 2014-12-17 13:59:09  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Kecamatan Sukodono

bagaimana cerita awalnya saya tidak tahu. yg pasti skr jalan menuju rmh sy (dsn.blimbing rt.16 rw.04 pndduk biasa mnyebut "rowocangkring) sangat mmprihatinkan. dg byk batu2 tertancap ditanah seperti akan diadakan proses pengaspalan tp batal. melewatinya seakan enggan tp itulah satu2nya jalan yg ada. seperti kampung tertinggal rasanya. mengadu ke pemerintah desa pun tiada hasil krna sudah brtahun-tahun kondisi jalan ttp sprti ini. pdhl pnjang jln cuma ±500m. tp cerita duka dibalik 500m itu terlalu banyak!! mohon perhatiannya... seandainya anda (pemerintah desa/kab) +keluarga anda yg setiap hri melewatinya, sanggupkah? tolong segera diperhatikan. terima kasih...
Ariny Kusumawati

Alamat:
Sumberejo Kec.Sukodono

Waktu Pengiriman : 2014-12-17 13:44:46  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Dinas Pekerjaan Umum

bagaimana cerita awalnya saya tidak tahu. yg pasti skr jalan menuju rmh sy (dsn.blimbing rt.16 rw.04 pndduk biasa mnyebut "rowocangkring) sangat mmprihatinkan. dg byk batu2 tertancap ditanah seperti akan diadakan proses pengaspalan tp batal. melewatinya seakan enggan tp itulah satu2nya jalan yg ada. seperti kampung tertinggal rasanya. mengadu ke pemerintah desa pun tiada hasil krna sudah brtahun-tahun kondisi jalan ttp sprti ini. pdhl pnjang jln cuma ±500m. tp cerita duka dibalik 500m itu terlalu banyak!! mohon perhatiannya... seandainya anda (pemerintah desa/kab) +keluarga anda yg setiap hri melewatinya, sanggupkah? tolong segera diperhatikan. terima kasih...
ahmad darmawan

Alamat:
Jogotrunan Kec.Lumajang

Waktu Pengiriman : 2014-12-12 07:59:02         |  Lihat Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Dinas Lingkungan Hidup

Ass..untuk lampu PJU yg ada di Jl. Demokrasi (dpn perum graha semeru) hampir sebulan ini padam..utk itu kami mhn ada perbaikan, karena klu mlm hari sangat mengganggu para pengguna jln..atas perhatiannya diucapkan bnyk terima kasih..Wss
DEDI SETIAWAN FURDI SANTOSO

Alamat:
Selok Besuki Kec.Sukodono

Waktu Pengiriman : 2014-12-10 11:15:52  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Dinas Pendidikan Lumajang

asslamualaikum wr. wb
saya mau mengadukan tentang penarikan uang sumbangan perbaikan mushola sekolah smpn 2 lumajang yang sangat memberatkan apakah itu di benarkan ..... ? kan anggaran untuk pembangunan gedung sekolah dan gedung penunjang sudah ada .......

mohon di tindaklanjuti .
terima kasih
Ahalim

Alamat:
Bades Kec.Pasirian

Waktu Pengiriman : 2014-12-09 20:28:27  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Badan Perencana Daerah Lumajang

Modus Baru Mafia Tambang Pasir

Permasalahan terkait penambangan pasir lumajang memang tidak ada habisnya. Sudah belasan tahun dikeruk tiada hentinya, namun masih tetap menggiurkan bagi para mafia. Ketika pasir di daerah aliran sungai sudah habis, kini giliran pasir laut yang siap diberangus.

Sudah sebulan ini penambangan pasir laut terus berlangsung di lokasi muara sungai Rejali di Pantai Bambang desa Bades kecamatan Pasirian. Namun sampai sekarang tidak ada satupun aparat pemerintah daerah yang melarang atau menghentikan. Saya tanya, apakah memang boleh pasir laut dikeruk sebagai tambang pasir? Kami masyarakat tidak bodoh pak/bu, disana telah terjadi perusakan lingkungan yang tergolong pelanggaran berat. Dimana mata, telinga, kaki, tangan, dan otak para pejabat lumajang ini?? Sehingga tak satupun yang tergerak dan mencegah perusakan lingkungan ini?

Kami tahu bahwa pengerukan pasir laut ini berkedok proyek. Kami tanya, apakah memang ada proyek itu?? Ini hanya proyek abal-abal, sebagai topeng saja. Lihatlah di lapangan, kalau memang ini proyek, coba bapak/ibu aparat tanya :
Berapa nilai proyeknya? Dari mana anggarannya? Dikontrak oleh perusahaan apa? Bagaimana tendernya? Sampai tanggal berapa proyek ini berlangsung? Adakah gambar dan petunjuk teknis proyeknya??

Kami tidak bodoh pak/bu….
Yang terjadi di lapangan adalah pengerukan pasir laut dengan beberapa alat berat untuk DIJUAL BEBAS. Duitnya masuk kemana?? Tidak usah ditanya dan tidak usah dihitung. Yang jelas pemerintah tidak akan dapat apa-apa kecuali MALU. Di lapangan tidak ada kegiatan pekerja proyek, yang ada hanya penambangan pasir dan perusakan pantai. Lihatlah Pak/Bu……. Turunlah ke Lokasi. Lihatlah…… Kami tahu kami dibodohi. Ini semua hasil persekongkolan antara OKNUM PEJABAT dan MAFIA TAMBANG. Mereka merencanakan ini semua hanya untuk mengelabui masyarakat.
Tapi sekali lagi, Kami tidak bodoh pak/bu….

Melalui pengaduan ini kami mohon perusakan pantai berkedok proyek ini segera dihentikan, sebelum terlambat. Mohon ditelusuri dan diberantas sampai ketemu siapa dalang modus ini. Hari gini, masih ingin mengelabui masyarakat? Sudah gak jamannya pak/bu. Sekali lagi kami tidak bodoh, Tolong segera ditindak dengan serius, karena Pengaduan ini akan kami teruskan sampai ke kementerian ESDM, kementerian Pariwisata dan kementerian Kelautan dan Perikanan. Sekarang jaman keterbukaan….

Waspadalah…waspadalah…..
Ahalim

Alamat:
Bades Kec.Pasirian

Waktu Pengiriman : 2014-12-09 20:23:11  | Belum Ada Tanggapan|
Pengaduan Kepada : Dinas Lingkungan Hidup

Modus Baru Mafia Tambang Pasir

Permasalahan terkait penambangan pasir lumajang memang tidak ada habisnya. Sudah belasan tahun dikeruk tiada hentinya, namun masih tetap menggiurkan bagi para mafia. Ketika pasir di daerah aliran sungai sudah habis, kini giliran pasir laut yang siap diberangus.

Sudah sebulan ini penambangan pasir laut terus berlangsung di lokasi muara sungai Rejali di Pantai Bambang desa Bades kecamatan Pasirian. Namun sampai sekarang tidak ada satupun aparat pemerintah daerah yang melarang atau menghentikan. Saya tanya, apakah memang boleh pasir laut dikeruk sebagai tambang pasir? Kami masyarakat tidak bodoh pak/bu, disana telah terjadi perusakan lingkungan yang tergolong pelanggaran berat. Dimana mata, telinga, kaki, tangan, dan otak para pejabat lumajang ini?? Sehingga tak satupun yang tergerak dan mencegah perusakan lingkungan ini?

Kami tahu bahwa pengerukan pasir laut ini berkedok proyek. Kami tanya, apakah memang ada proyek itu?? Ini hanya proyek abal-abal, sebagai topeng saja. Lihatlah di lapangan, kalau memang ini proyek, coba bapak/ibu aparat tanya :
Berapa nilai proyeknya? Dari mana anggarannya? Dikontrak oleh perusahaan apa? Bagaimana tendernya? Sampai tanggal berapa proyek ini berlangsung? Adakah gambar dan petunjuk teknis proyeknya??

Kami tidak bodoh pak/bu….
Yang terjadi di lapangan adalah pengerukan pasir laut dengan beberapa alat berat untuk DIJUAL BEBAS. Duitnya masuk kemana?? Tidak usah ditanya dan tidak usah dihitung. Yang jelas pemerintah tidak akan dapat apa-apa kecuali MALU. Di lapangan tidak ada kegiatan pekerja proyek, yang ada hanya penambangan pasir dan perusakan pantai. Lihatlah Pak/Bu……. Turunlah ke Lokasi. Lihatlah…… Kami tahu kami dibodohi. Ini semua hasil persekongkolan antara OKNUM PEJABAT dan MAFIA TAMBANG. Mereka merencanakan ini semua hanya untuk mengelabui masyarakat.
Tapi sekali lagi, Kami tidak bodoh pak/bu….

Melalui pengaduan ini kami mohon perusakan pantai berkedok proyek ini segera dihentikan, sebelum terlambat. Mohon ditelusuri dan diberantas sampai ketemu siapa dalang modus ini. Hari gini, masih ingin mengelabui masyarakat? Sudah gak jamannya pak/bu. Sekali lagi kami tidak bodoh, Tolong segera ditindak dengan serius, karena Pengaduan ini akan kami teruskan sampai ke kementerian ESDM, kementerian Pariwisata dan kementerian Kelautan dan Perikanan. Sekarang jaman keterbukaan….

Waspadalah…waspadalah…..

 
 Sekapur Sirih
 Lambang Daerah
 Sejarah Lumajang
 Visi Misi
 Eksekutif
 Legislatif
 Kecamatan

 Layanan Inspektorat (ISC)
 Layanan Perijinan
 Layanan PDAM
 Layanan Perhubungan
 Layanan Tenaga Kerja
 Layanan Perpustakaan
 Layanan Dinas Pasar
 Layanan Kependudukan
 Layanan PD Bank Pasar
 Layanan Bakesbangpol

 RPJMD 2015-2019
 RTRW 2012-2032
 RKPD 2014
 Lumajang Dalam Angka 2014
 Indikator Ekonomi
    Kabupaten Lumajang 2014
 Prestasi Lumajang
 Transparansi Pengelolaan
    Anggaran Daerah

 Dewan TIK Nasional
 ICT-PURA
 Portal Berita Info Publik
 BNN Kab.Lumajang
 Bank Jatim

06 Juli 2015
Safari Ramadhan di Kec. Rowokangkung Masjid Baiturrahim

03 Juli 2015
Pembinaan Mental Spiritual Karyawan-Karyawati

02 Juli 2015
Festival Patrol Ramadhan Se-Kab. Lumajang

Indeks Agenda

Dhea ayu :
di  Di madura
03 Juli 2015

Gimana kabar keluarga di sana? Semoga lumajang makin maju ke depannya

Abdullah Fakih Prasetya :
di  Jl. Sulton Labruk Kidul - Sumbersuk
02 Juli 2015

Bpk./Ibu/Sdr. pemerhati pemerintah daerah, LSM, media... mohon informasi bagaimana kinerja 100 hari Bapak Bupati Lumajang...? Terima kasih.

Gatot Prabowo B :
di  Penang- Malay
02 Juli 2015

Salam Rindu buat Aris, Tutik di Ledok - Pasirian. Semoga di bulan Ramadhan ini sama-sama sehat. Saya mngkn pada Hari Raya bisa pulang. Tolong sampaikan salam juga kepada Om Heri dan Dik Towo.

Bariman Rujianto :
di  Jl. Jawa - Jember
02 Juli 2015

Halo Bu Iin. Apa kabar ? Puasa begini apa masih tambah gede badannya ? Masih kerja di Pabrik Kayu ya ? Sik eling saya ya Bu Iin ?

Wiratno Wardoyo W :
di  Gentengan-Tompokersan
02 Juli 2015

Menjelang Lebaran, Jl. A.Yani sampek PB Sudirman mulai Padat kendaraan atau PENYEBERANG JALAN. Situasi begini cukup mengkhawatirkan karena Rawan Kecelakaan. Semua pihak hati-hati biar Hari Raya semua

Yahya :
di  Kalisat Purorejo Tempursari
01 Juli 2015

Tolong Pemkab Lumajang diperbaiki jalalan dr Tempursari ke Pasirian yg rusak berat.

PGI LUMAJANG :
di  KLAKAH LUMAJANG
01 Juli 2015

PPDB Kabupaten Lumajang tanpa adanya aturan (sk bupati) yang jelas tata aturan permainannya. siapa panitia nya di tingkat kabupaten. DIKNAS Lumajang HEBAT



Kirim Salam
HIT COUNTER