 [Lumajang.go.id] Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, M.A., menganjurkan kepada semua pimpinan Satker di lingkup Pemkab Lumajang, untuk memberikan suguhan makanan yang dibuat dari bahan baku non beras pada setiap acara. Hal tu, disampaikan bupati saat menyampaikan sambutan pada acara lomba cipta menu non beras, di pendopo kabupaten, Selasa Pagi (27/7). Lomba tersebut diikuti oleh seluruh TP PKK Kecamatan se-Kab. Lumajang.
Lebih lanjut Bupati mengungkapkan, kalau dirinya sejak lama menyukai makanan non beras, sehingga dirinya mengaku sedih, jika disuguhi makanan dan minuman yang bukan dari produk lokal. Makanan dan minuman import, kata bupati, justru menghilangkan rasa bangga terhadap apa yang dimiliki selama ini. Untuk itu, diharapkan sejak sekarang kebiasaan menyuguhkan makanan yang hanya berasal dari beras diganti dengan yang non beras. Sedangkan yang import diganti dengan produk lokal.
Sementara itu, Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Ir Paiman, M.Si., dalam kesempatan itu melaporkan, kegiatan lomba cipta menu makanan non beras tersebut merupakan bagian dari gerakan P2KP (Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan) sebagaimana yang diserukan oleh Presiden RI, Gubernur Jawa Timur maupun Bupati. Gerakan P2KP itu sendiri, diharapkan, agar masyarakat memiliki pola pangan yang memperhatikan norma kecukupan standart gizi. Disampaikan Paiman lebih jauh, di Kab. Lumajanng, gerakan P2KP itu telah dilaksanakan di lima kecamatan, yaitu, Pronojiwo, Candipuro, Pasrujambe, Padang, dan Senduro, masing-masing di dua desa. Fokus gerakan itu, adalah tumbuh-kembang kelompok untuk optimalisasi pekarangan rumah.
Dalam lomba cipta menu makanan non beras tersebut, berhasil menjadi juara I, II, dan III, masing-masing: TP PKK Kec. Tekung, TP PKK Kec. Ranuyoso dan TP PKK Kec. Senduro. Namun, yang paling penting adalah bagaimana gerakan P2KP melalui lomba cipta menu makanan non beras itu, dapat memasyarakat di seluruh desa di Kab. Lumajang. Gerakan ini, akan lebih efektif, jika dibarengi dengan berdirinya pabrik tepung non beras dan sebagainya. (sl)
|