Home | Pengaduan | Space Iklan |   Kamis, 31 Juli 2014 

HIT COUNTER
 Sekapur Sirih
 Lambang Daerah
 Sejarah Lumajang
 Visi Misi
 Eksekutif
 Legislatif
 Kecamatan
 Layanan Perijinan
 Layanan PDAM
 Layanan Perhubungan
 Layanan Tenaga Kerja
 Layanan Perpustakaan
 Layanan Dinas Pasar
 Layanan Kependudukan
 Layanan PD Bank Pasar
 Layanan Bakesbangpol
 Inpres No 3 Thn 2003
 Dewan TIK Nasional
 ICT-PURA
 Portal Berita Info Publik
 Transparansi Pengelolaan
    Anggaran Daerah
Bukhori :
di  Kutai Kartanegara Kaltim
30 Juli 2014

Mohon bagi yang baca kolom ini bila mengetahui alumni SMA ISLAM Lumajang Angkatan 1982 sampaikan ini No HP Saya 08125844942 - 0541 671338

Bukhori :
di  Kutai Kartanegara Kaltim
30 Juli 2014

Buat teman2 Alumni SMA ISLAM Lumajang angkatan Tahun 1982 saya menyampaikan Maaf Lahir Batin

imam syafii :
di  tukum pandansari lor
30 Juli 2014

minal aizin wlfaizin mhon mf lahir dan batin bagi wrga tukum khususx n lumajng umumx

BMT MASLAHAH CABANG KLAKAH :
di  JL.STASIUN MLAWANG KLAKAH LUMAJANG
29 Juli 2014

Mengucapkan Selamat Hari Raya idul fitri.Mohon maaf lahir bathin

Miranti ramadhani :
di  Jl. Widodaren 26 Surabaya
28 Juli 2014

Salam untuk teman/saudara dan sahabat di Lumajang. Selamat hari Raya Idul Fitri 1435 H

Ach. Jauhari :
di  Jl. Lawu Citrodiwangsan Lumajang
28 Juli 2014

Taqobalallahu minna wa minkum ..... Minal Aidzin wal Faizin Selmat Idul Fitri 1 Syawal 1435 H. Mohon maaf lahir & batin.

Mas adi :
di  YOSOWILANGUN
28 Juli 2014

Dicari karyawati max 25th.Gaji 900rb Hub.085745456878


Kirim Salam     
 Username : 

 Password  :   
22 Juli 2014
Pengajian Umum memperingati Nuzulul Qur'an

21 Juli 2014
Pemberian Bantuan di Bulan Ramadhan

21 Juli 2014
Apel Siaga Operasi Lilin Semeru

Indeks Agenda   
    Berita Lumajang
06 Agustus 2010
AWAL RAMADHAN JATUH PADA RABU, 11 AGUSTUS

[Lumajang.go.id] Berdasarkan teori hisab atau perhitungan matematis dan ilmu falaq yang mengacu pada al-Qur,an-Hadits, awal ramadhan atau awal puasa, jatuh pada hari Rabu, 11 Agustus 2010 yang akan datang. Sedangkan ijtima’ akhir sya’ban jatuh pada Selasa, 10 Agustus. Hal itu dijelaskan Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kantor Kemestrian Agama RI Kab. Lumajang, Drs. M. Junaidi, saat sosialisasi hisab-ru’yat di aula kantornya, Jum,at Pagi (6/8).
Namun, tegasnya, meskipun secara hisab sudah ditentukan, awal ramadhan pada Rabu, 11 Agustus, tidak otomatis Kementrian menetukan berdasarkan hasil hisab. Sebab, ketentuan awal ramdhan dan syawal, menunggu hasil keputuan sidang itsbat Kementrian Agama RI berdasarkan ru’yatul hilal bil fi’li atau melihat hilal dengan mata langsung. Biasanya, siding itsbat dilakukan setelah mendapat laporan dari daerah seluruh Indonesia yang melakukan ru’yatul hilal bil fi’li.

Lebih jauh Kasi Urais menjelaskan, hasil rapat Tim Badan Hisab-ru’yat Kab. Lumajang, juga menyimpulkan, tinggi hilal pada hari Selasa, 10 Agustus 2010 berdasarkan hisab, posisinya sudah di atas ufuk 2 derajat, 18 menit, 39 detik. Bahkan hasil perhitungan tim, menghasilkan, pada hari Selasa itu, tinggi hilal di atas ufuk bisa 3 drajat lebih. Sedangkan lama hilal di atas ufuk sehinga dapat dilihat dengan mata telanjang, berlangsung sekitar 11 menit 26 detik.

Namun, khusus untuk datangnya waktu shalat maghrib saat umat Islam berbuka puasa, sudah dapat dilihat jadwal imsakiyah yang dikeluarkan Kementrian Agama Kantor Kab. Lumajang. Hanya saja, persoalannya yang perlu dipahami umat Islam di Kab. Lumajang, waktu berbuka puasa tidak bersamaan, antara dataran rendah di wilayah ibukota Lumajang, sengan dataran tinggi, seperti wilayah Desa Ranupane dan Desa Argosari. Hal itu, karena perbedaan waktu tenggelamnya matahari dan terbitnya matahari. Selisih waktu antara wilayah Ibukota Kabupaten Lumajang dengan Desa Ranupane dan Argosari, bisa sekitar 5 menit lebih.

Sementara itu, Ustadz Muh. Kun Muhadits, dalam kesempatan itu, menyampaikan, diperkirakan antara dua ormas Islam besar yaitu, Muhammadiyyah dan NU tidak ada perbedaan dalam penentuan awal ramdhan maupun 1 syawal. Hal itu, apabila mengacu pada ilmu astronomi yang digunakan untuk hisab. Namun, tegasnya, yanmg membedakan adalah cara menentukannya.

Adapun mengenai jadwal pelaksanaan ru’yatul hilal bil fi’li sebagaimana tahun-tahun lalu, dilaksanakan dua hari sebelum datangnya awal ramadhan yang diperkirakan dari hasil hisab. Begitu juga dengan ru’yatul hilal bil fi’li menjelang 1 syawal, dilaksanakan dua hari sebelum datangnya 1 syawal yang diperkirakan berdasarkan hasil hisab atau perhitungan secara ilmu falaq. (sl)


Berita Lainnnya :