Home | Pengaduan | Space Iklan |   Jum'at, 29 Agustus 2014 

HIT COUNTER
 Sekapur Sirih
 Lambang Daerah
 Sejarah Lumajang
 Visi Misi
 Eksekutif
 Legislatif
 Kecamatan
 Layanan Perijinan
 Layanan PDAM
 Layanan Perhubungan
 Layanan Tenaga Kerja
 Layanan Perpustakaan
 Layanan Dinas Pasar
 Layanan Kependudukan
 Layanan PD Bank Pasar
 Layanan Bakesbangpol
 Inpres No 3 Thn 2003
 Dewan TIK Nasional
 ICT-PURA
 Portal Berita Info Publik
 Transparansi Pengelolaan
    Anggaran Daerah
agus :
di  jalan gajah mada no 124 Lumajang
29 Agustus 2014

bagi yg butuh kos2an di jalan gajah mada (taman toga) kamar mandi dlm, tv kabel,cocok untuk pasutri, baru selesai renovasi, semua baru. harga sewa 450 rb/bulan, hub 085391140075

Amanda Putri :
di  tempeh
29 Agustus 2014

Semoga Masalah BBM Ini Cepat Teratasi. dan Kembali Normal

mirah cell :
di  pentung mangir
28 Agustus 2014

lumajang kira2 ada nggak cpns tlng infonya

al karim :
di  senduro
28 Agustus 2014

susah banget mo beli bensin ..... walaupun..ada mahal

Teguh Yulianto :
di  Desa Jatisari
28 Agustus 2014

Yoopo lek ngene ae negoro iki BBM kok tambah ndak karukaruan.....

hermawan :
di  perum asabri
27 Agustus 2014

Bensin sulit gimana ini pak bupati mulai pom setelah terminal sampek tempeh kosong

Alifta Sukmawati :
di  SMAN 3 Lumajang
26 Agustus 2014

selamat buat SMAN 3 Lumajang sebagai sekolah perwakilan dari Lumajang dalam lomba Aksi Sekolah Bersih Narkoba se Jatim.


Kirim Salam     
 Username : 

 Password  :   
24 Agustus 2014
Karnaval Tingkat Umum

23 Agustus 2014
Lomba Balap Sepeda

23 Agustus 2014
Bhakti Sosial

Indeks Agenda   
    Berita Lumajang
17 Juli 2012
SEKDA……PERLU ADA PERHATIAN UNTUK GSI

[Lumajang.go.id] Gerakan Sayang ibu ( GSI ) adalah suatu gerakan yang dilaksanakan oleh masyarakat bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui berbagai kegiatan yang mempunyai dampak terhjadap upaya penurunan Angka Kematian Ibu ( AKI ) dan Angka Kematian Bayi ( AKB ), demikian sekilas penjelasan tentang Gerakan Sayang Ibu, yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Drs. Abdul Fatah Ismail, saat membuka acara Rapat Koordinasi GSI Tahun 2012 hari ini Selasa ( 17/7 ) bertempat di Panti PKK Kabupaten Lumajang dihadapan sekitar 150 peserta Rapat GSI Kabupaten Lumajang. Acara Rakor GSI ini adalag agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kab. Lumajang.
Dalam sambutannya Sekda Kabupaten Lumajang mengingat pada tahun 1989 yang lalu , bahwa Kabupaten Lumajang pernah meraih penghargaan Nasional untuk Kecamatan Sayang Ibu dan Rumah Sakit Sayang Ibu, dimana keberhasilan dalam menurunkan angka kematian Ibu dan angka kematian bayi, sebetulnya hal ini harus kita lestarikan dan dipertahankan. Pada kenyataan yang ada sekarang ada peningkatan kematian ibu dan bayi 7 kasus kematian ibu dan 106 kasus kematian bayi. Diharapkan kepada seluruh peserta rapat koordinasi GSI harus betul-betul diperhatikan , karena ada 3 faktor yang mempengaruhi kenapa angka kematian ibu dan bayi ini meningkat, antara lain : faktior pendidikan, kesehatan dab lingkungan. Untuk itu dalam Rakor GSI perlu disusun Rencana Kerja mulai dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat kecamatan, dengan mengadakan lomba-loma kecamatan sayang ibu. Dimana loma ini adalah merupakan sarana agar kegiatan GSI ini bisa tercapai.
Pada kesempatan Rakor GSI ini, Ketua Pokjatap GSI Kabupaten Lumajang Ibu Supadmi Sjahrazad Masdar telah memaparkan Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu ( GSI ) di Kabupaten Lumajang, dengan mengajak seluruh unsur komponen masyarakat ( Dinas Instansi terkait, TP.PKK, LSM dan organisasi massa lainnya ) untuk ikut peduli dalam menurunkan angka kematian Ibu dan bayi di Kabupaten Lumajang. Tidak ketingggalan Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr. Buntaran supriyanto, M.Kes , telah menyampaikan analisis kasus kematian ibu dan bayi Kabupaten Lumajang pada smester 1 tahun 2012, dari 7 kasus kematian ibu dan bayi yang mengalami 4 terlalu ( terlalu muda, terlalu sering, terlalu banyak dan terlalu tua ) sebanyak 5 orang. Dan pada akhir acara diisi oleh dr. Edi dari Rumah Sakit dr, Haryoto menyampaikan tentang bahayanya Kanker Serviks.( mas)


Berita Lainnnya :