Selasa, 7 Juli 2015 
HOMEPENGADUANSPACE IKLAN
    Berita Lumajang

19 Maret 2013
DEKATI BATAS WAKTU, KP2KP LUMAJANG GENCARKAN SOSIALISASI

[Lumajang.go.id] Seiring dengan akan berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh wajib pajak orang pribadi, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Lumajang semakin gencar melakukan sosialisasi. Sosialisasi SPT Tahunan PPh bagi wajib pajak orang pribadi ini sudah berjalan sejak 1 maret yang lalu hingga beberapa hari kedepan. Sedangkan batas waktu penyampaian SPT Tahunan itu sendiri akan berakhir pada 31 Maret mendatang.
Sosialisasi penyampaian SPT Tahunan ini merupakan upaya penegasan kepada para wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan yaitu melaporkan atau menyampaikan SPT Tahunan terkait penghasilan baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun masyarakat umum yang memiliki NPWP selama satu tahun terhitung 1 Januari hingga 31 Desember 2012 yang lalu. Disamping itu, sosialisasi ini juga ditekankan untuk memberikan penjelasan tentang petunjuk dan tata cara pengisian formulir SPT Tahunan dalam rangka meminimalisir terjadinya kesalahan atau kekurangan dalam pengisiannya. Hal itu disampaikan oleh Kepala KP2KP Lumajang Ikhwan Hidayat kepada reporter radio Swara Lumajang. “Kami berharap dengan sosilasisai ini, para wajib pajak bisa memastikan SPT Tahunannya telah diisi dengan benar, lengkap dan jelas, serta ditandatangani. Termasuk memeriksa kelengkapan dokumen dan lampiran yang dipersyaratkan serta menyampaikan SPT Tahunan tanpa menunggu batas akhir waktu penyampaian”, tutur Ikhwan. Ikhwan juga berharap dengan sosialisasi ini dapat meningkatkan kepatuhan atau kesadaran wajib pajak khususnya seluruh PNS dari kalangan Pemkab Lumajang untuk segera memasukkan SPT Tahunannya sebelum batas waktu yang ditentukan.
Sesuai dengan peraturan perpajakan, dikarenakan tanggal 31 maret bertepatan dengan hari Minggu / libur, maka Batas waktu penyampaian SPT Tahunan untuk Kabupaten Lumajang adalah 28 Maret 2013 di kantor KP2KP Lumajang hingga pukul 19.00 WIB. Lebih lanjut, Ikhwan mengungkapkan bahwa upaya sosialisasi penyampaian SPT Tahunan ini diinstensifkan dengan berbagai cara diantaranya adalah dengan menggelar sosialisasi langsung ke semua Dinas instansi yang ada di lingkungan Pemkab Lumajang serta sosialisasi di 21 Kecamatan dengan peserta seluruh PNS Kecamatan, PNS Sekretaris Desa serta PNS UPT Pendidikan. Disamping itu sosialisasi juga ditempuh melalui media massa baik cetak maupun elektronik.
Dijelaskan pula bahwa saat ini terdapat dua jenis SPT Tahunan yang harus dilaporkan bagi orang pribadi yang tidak memiliki usaha yaitu Formulir SPT Tahunan 1770S dimana Jenis Form ini digunakan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi bagi Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja; dari dalam negeri lainnya; dan/atau yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final. Jenis kedua yaitu Formulir SPT Tahunan 1770SS dimana Jenis Form ini digunakan Wajib Pajak Orang Pribadi bagi Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan hanya dari satu pemberi kerja dengan jumlah penghasilan bruto dari pekerjaan tidak lebih dari Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun dan tidak mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi. “Kalau sekelas kepala dinas memakai formulir 1770S”, ungkap Ikhwan.
Ikhwan menambahkan bahwa dalam sosialisasi yang dilakukan, pihaknya juga menjelaskan tentang tata cara Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi yang harus disampaikan ke Kantor Pajak paling lambat tanggal 28 Maret mendatang. Dimana sesuai dengan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-26/PJ/2012 yang mengatur bagaimana cara wajib pajak (WP) menyampaikan SPT Tahunan, ada 4 (empat) cara penyampaian SPT Tahunan dalam hal ini SPT 1770 S dan SPT 1770 SS yaitu : Langsung datang ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar sesuai dengan domisili Wajib Pajak, Dikirim melalui Pos Tercatat, Melalui Drop Box yang terdapat di tempat-tempat strategis, serta melalui e-Filing.
Lebih lanjut ikhwan berharap, ke depan seluruh wajib pajak terutama dari kalangan PNS Pemkab Lumajang untuk patuh dan peduli terhadap segala ketentuan perpajakan demi terpenuhinya tujuan negara melalui pajak. “Kami berharap, kedepan seluruh PNS Pemkab Lumajang semakin patuh dalam penyampaian SPT Tahunan, sehingga target kami bisa meningkat lebih dari 70%”, imbuh Ikhwan. Ikhwan menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatan pelayanan kepada seluruh masyarakat wajib pajak di seluruh lingkup wilayah Lumajang. (Tya).


Berita Lainnnya :

 Sekapur Sirih
 Lambang Daerah
 Sejarah Lumajang
 Visi Misi
 Eksekutif
 Legislatif
 Kecamatan

 Layanan Inspektorat (ISC)
 Layanan Perijinan
 Layanan PDAM
 Layanan Perhubungan
 Layanan Tenaga Kerja
 Layanan Perpustakaan
 Layanan Dinas Pasar
 Layanan Kependudukan
 Layanan PD Bank Pasar
 Layanan Bakesbangpol

 RPJMD 2015-2019
 RTRW 2012-2032
 RKPD 2014
 Lumajang Dalam Angka 2014
 Indikator Ekonomi
    Kabupaten Lumajang 2014
 Prestasi Lumajang
 Transparansi Pengelolaan
    Anggaran Daerah

 Dewan TIK Nasional
 ICT-PURA
 Portal Berita Info Publik
 BNN Kab.Lumajang
 Bank Jatim

08 Juli 2015
Buka Bersama dengan Anak Yatim

08 Juli 2015
Tadarus dan Taraweh Bersama Bupati Lumajang

06 Juli 2015
Safari Ramadhan di Kec. Rowokangkung Masjid Baiturrahim

Indeks Agenda

SISWONO :
di  wungurejo rt 08 rw 05 sidorejo row
06 Juli 2015

Kami dukung pernyataan Bupati saat buka Konfer PGRI Kab yang akan konsisten thd Hukum yg berlaku dg batasan jabatan Kepala Sekolah 4 tahun sesuai UU GURU,kami tunggu implementasinya utk Lmj bermartaba

SISWONO :
di  wungurejo rt 08 rw 05 sidorejo row
06 Juli 2015

LUMAJANG BERMARTABAT .... Semoga bukan slogan belaka implementasikan dlm revormasi birokrasi dg taat pd hukum yg berlaku,bravo lumajangku

Imam suja'i :
di  Kyai ilyas lumajang
06 Juli 2015

Ada wacana kota lumajang meneapkan sekolah 5 hari kerja agar orang tua (pns kab) bisa berkumpul lebih lama kalau saya bgmn kalau 4 hari kerja sebab saya pelajar smk bisa sambil kerja (krn keadaan ekon

Imam suja'i :
di  Kyai ilyas lumajang
06 Juli 2015

Ada wacana kota lumajang meneapkan sekolah 5 hari kerja agar orang tua (pns kab) bisa berkumpul lebih lama kalau saya bgmn kalau 4 hari kerja sebab saya pelajar smk bisa sambil kerja (krn keadaan ekon

Yulianti :
di  Kayubi lubajang
06 Juli 2015

Apa benar ada instruksi dari manajemen RSU parkir nasabah Bank Jatim juga kena bayar padahal di bank yang lain tidak ada yang bayar (gratis)

Suparman :
di  Kepuharjo lumajang
06 Juli 2015

Sekarang nasabah Bank Jatim cabang RSU yang membswa kendaraan sepeda motor di wajibkan membayar parkir Rp 2000,- padahal Bank pemerintah yang lain gratis sebagai layanan nasabah

Ahmad Jainuri :
di  Pandan Arum Tempeh
05 Juli 2015

Acara "Polisi Menyapa" di Tempeh-Lumajang bikin macet, yg bagi takjil pakek ROK MINI, apa polres lumajang gk sadar kalau ini bulan Ramadhan? Dimana otak mereka



Kirim Salam
HIT COUNTER