[Lumajang.go.id] Bakat seseorang ternyata bisa dilihat dari jari-jari. Bukan dilihat dari kaca mistis atau dukun, tapi melalui ilmu pengetahuan. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, ternyata bisa menyingkap beberapa rahasia yang ada di sidik jari.
Tak tanggung-tanggung, Wakil Bupati Lumajang, As'at Malik kemarin memanfaatkan layanan tersebut. Primagama Lumajang dan DMI (Dematologlyphics Multiple Intelligence) Primagama, meminta Wabup bersama Kadispendik Lumajang Winhatno, dites untuk mengetahui sejauh mana bakat yang dimiliki untuk didemonstrasikan kepada peserta seminar.
Karena berbasis informasi technology (IT) tidak ada jampi-jampi atau kembang tujuh rupa. Wabup As'at dan Winhatno hanya diminta duduk. Wabup mendapat bagian pertama, dengan fasilitas web cam difoto terlebih dahulu. Kemudian data diri serta alamat lengkap mantan guru agama itu dibubuhkan blanko yang sudah tersedia di komputer. "Kita kirim via email," kata M. Bachroni, teknisi DMI.
Selanjutnya, Wabup dibubuhi tiga tanda dengan bolpoin. Fungsinya, kata laki-laki yang biasa disapa Roni ini, untuk memberi tanda tempat pertemuan tri radius atau pengukuran sudut ATD. "ATD itu istilah yang kita pakai, biar lebih gampang," jelas Roni, yang juga menjabat sebagai ketua primagama.
Sepuluh jari diambil sample semua. Setiap jari diambil sample sidik jarinya sebanyak tiga kali. Bagian depan, samping kiri dan samping kanan. Jadi, ada 30 sampel yang diambil. "Sekitar 10 menit, bisa selesai," jelasnya.
Sample tersebut selanjutnya dikirim via email ke DMI pusat yang berkantor di Singapura. Di sana data tersebut di proses untuk dianalisis mulai dari pola, kekebalan, bentuk, hingga konsistensi guratan. Sayang, biayanya satu juta. Apakah tidak terlalu mahal? "Tidak mahal, karena tes itu dilakukan sekali seumur hidup," kilahnya.
Untuk mendapatkan hasilnya, dibutuhkan waktu sekitar 15 hari. Dikirim langsung ke alamat yang bersangkutan dari kantor DMI di Singapura. "Karena hasilnya bersifat rahasia," jelas Roni
Menurut Teguh Sunaryo, DMI Indonesia, dengan DMI masyarakat bisa mengetahui kemampuan alamiah untuk melakukan aktivitas khusus atau sepesifik secara mudah dan berhasil dengan baik. "Kenali bakat Anda dengan DMI," katanyaberpromosi. (mg-2/jawapos.co.id)
|